Sejak diciptakan, manusia sudah diberi fitrah berketuhanan. Maka salah besar jika manusia mengingkari adanya Tuhan. Atheisme adalah faham yang salah total, faham yang mengingkari penciptaan manusia itu sendiri. Jika manusia selalu mencari dan mengharapkan bantuan kekuatan di luar dirinya, kekuatan yang di luar nalarnya, kekuatan yang dia sendiri tak tahu harus datang dari mana, itulah sifat ajali atau fitrah berketuhanan. Makanya sejak zaman purba sudah muncul ritus-ritus penyembahan dan pengorbanan, karena manusia terus mencari kekuatan itu. Celakanya, banyak yang tersesat karena mereka tak menemukan pedoman yang benar. Manusia menyembah sesuatu berdasarkan persangkaan saja dan mengikuti cara-cara nenek moyang yang juga sama sesatnya. Ada yang mencoba menyembah api, karena mereka menganggap api adalah suatu kekuatan. Ada yang mencoba menyembah matahari, karena mereka menganggap matahari adalah kekuatan. Dan seterusnya.
Kenapa manusia begitu ngotot mencari Tuhan ? Bukankah tanpa berTuhan juga manusia bisa hidup ? Itulah fitrah yang tak bisa diingkari. Jika engkau mencoba membuangnya, maka engkau tak akan pernah merasa tenang. Kenapa ? Karena manusia, engkau dan juga aku, merasa tak mampu mengatasi seluruh permasalahan yang dihadapi. Ada tempat kosong yang tak berpenghuni yang terus meronta meminta isi. Itulah God Spot. Ya, God Spot, meminjam istilah Ari Ginanjar dalam ESQ. Manusia membutuhkan tempat bergantung, tempat berharap, tempat memohon, menyembah, memuja dan memberikan pengorbanan, yang diyakini memiliki kekuasaan yang jauh melampaui dirinya. Bahkan jauh di luar nalarnya. It is God !
Mengapa manusia memiliki fitrah berketuhanan ? Karena manusia hidup ada yang menciptakan. Dan ketika penciptaan ruh seluruh manusia, Sang Maha Pencipta telah menanam fitrah itu. " Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka (seraya berfirman): "Bukankah Aku ini Tuhanmu?" Mereka menjawab: "Betul (Engkau Tuban kami), kami menjadi saksi". (Kami lakukan yang demikian itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan: "Sesungguhnya kami (bani Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap ini (keesaan Tuhan)". (QS-Al-Araf ayat 172).
Jadi, yakinlah dengan seyakin-yakinnya bahwa yang menciptakan manusia itu adalah Alloh SwT. Jadikanlah Alloh SwT satu-satunya Tuhanmu yang tiada tandingannya. Yang layak engkau pinta, yang layak engkau bergantung kepadaNya. Jangan engkau sekutukan Dia. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu yang ada di alam raya ini. Baik yang terlihat maupun tidak. Bertaqwalah hanya kepadaNya karena kepadaNyalah engakau akan kembali dan mempertanggung jawabkan hidupmu.
No comments:
Post a Comment